Functional medicine atau yang dalam bahasa Indonesia berarti kedokteran fungsional merupakan suatu pendekatan kedokteran yang menitikberatkan mencari penyebab atau akar masalah dari suatu penyakit dengan melihat secara keseluruhan yang terjadi dalam tubuh manusia (system integrasi). Dengan kata lain kedokteran fungsional mengambil pendekatan tubuh pasien sebagai sumber utamanya. Seorang dokter kedokteran fungsional akan bekerja sama dengan pasien
dimulai dari mendengarkan seluruh riwayat kesehatan pasien, melihat pasien secara luas baik dari genetik, lingkungan dan kebiasaan hidup yang dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang pasien atau yang dapat menyebabkan penyakit kronis. Kedokteran fungsional digambarkan seperti pohon, kami para dokter kedokteran fungsional melihat tubuh manusia secara keseluruhan bukan hanya melihat dari timbulnya gejala penyakit tapi melihat juga dari penyebab (akar) dari peradangan yang terjadi di dalam tubuh seperti menanyakan makanan yang dikonsumsi, minuman yang dikonsumsi, infeksi di pencernaan, udara yang dihirup, pencemaran yang terdapat di lingkungan, amalgam (tambalan) pada gigi dan sebagainya. Selain mendengarkan riwayat kesehatan pasien, kami juga akan melakukan pemeriksaan dengan quantum bioresonance dan Bicom Bioresonance untuk mencari berbagai macam penyebabnya seperti alergi makanan, infeksi di pencernaan, ketidakseimbangan hormon, pencemaran lingkungan, penanda genetik, leaky gut dan lain-lain.